Kamis, 13 Februari 2020

Sering kali Anak Sulung Selalu Kena Marah Tapi Sebenarnya Justru Anak yang Paling Istimewa Di Hati Orangtuanya

Anak sulung adalah insan pertama yang ada dalam rahim ibu menjadikan dia cukup istimewa berbanding anak-anak lain.

Betulkah kenyataan tersebut?

Menurut Dato’Dr. Haji Mohd Fadzilah Kamsah, anak pertama atau sulung mempunyai karektor yang tenang, bertolak ansur dan mudah diajak berbincang.

Malahan anak sulung juga biasanya lebih cemerlang berbanding adik-beradik yang lain. Mereka dikatakan lebih cenderung menjadi contoh kepada adik-beradik yang lain.

Tetapi adakalanya anak sulung agak sensitif dan meminta perhatian yang lebih jika diabaikan oleh orang lain terutama ibu bapa serta adik-beradik lain.

Ego adalah istilah paling tepat unutk mereka

Walaupun mampu bertolak ansur, tetapi anak sulung sebenarnya lebih degil dan ego dalam segala hal. Dengan kata lain mereka tak mahu dipandang rendah dalam segala hal apatah lagi diperkecilkan kebolehannya. Malahan anak sulung tidak suka diarahkan segala tindak tanduk yang bakal mereka lakukan.

Bertolak ansur dan rasional

Walaupun tegas namun anak sulung masih mampu untuk bertolak ansur dalam segala hal. Mungkin ini disebabkan mereka cuba bersikap rasional dalam segala hal terutama sekali kepada adik-beradiknya.

Memang betul kadangkala anak sulung lebih tegas berbanding anak lain. Mungkin sebagai ketua kepada adik-adiknya, karektor ini lebih terserlah. Mungin kerana cuba mempamerkan sikap dan rasa tanggungjawab mereka kepad aibu ayah serta kesemua adik-beradik lain.

Mengawal orang lain

Hal ini selalu dikaitkan dengan keupayaan anak sulung yang pandai bermain dengan kata-kata. Keramahan serta pergaulannya yang lebih luas membolehkan dia mengawal situasi dan orang lain di sekeliling. Hal ini juga mungkin disebabkan rasa hormat adik-beradik lain kepada anak sulung yang lebih banyak pengalaman dan ilmunya.

Lebih bijak

Sebagai orang yang terawal, anak sulung dilihat lebih bijak dalam segala hal. Ini termasuklah berjaya di dalam pelajaran dan kerjaya. Kegigihan ini didorong oleh rasa ingin dicontohi oleh orang lain terutamanya adik-beradiknya.

Rabu, 12 Februari 2020
Dana BOS Terlambat, Kepsek di Lampung Ini Sampai Jual Singkong Bayar Honor Guru

Dana BOS Terlambat, Kepsek di Lampung Ini Sampai Jual Singkong Bayar Honor Guru

Kisah perjuangan sekolah mencari dana talangan dana Bantuan Biaya Operasional (BOS) terus bermunculan.

Sebuah sekolah di Lampung Utara, menggunakan uang hasil tani untuk menutupi keterlambatan dana BOS.

 Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 1 Kotabumi, Zainal Abidin saat ditemui di sela-sela pembukaan O2SN jenjang SMK se-Lampung Utara di SMKN 1 Abung Selatan, Rabu (12/2/2020).

Diakuinya, ia memang memiliki tanah yang ditanami singkong  yang luasnya mencapai 10 hektar dan setiap kali panen bisa mencapai Rp 200 juta.

 "Kalau saya sebagai pimpinan selalu mengutamakan kepentingan sivitas akademika yang utamanya gaji guru honorer," katanya

Caranya, kata Zainal, menggunakan dulu uang panen singkong untuk menutupi atau hak daripada gaji guru honorer tersebut.

Dari 80 guru di SMKN 1 Kotabumi, ada sebanyak 20 guru berstatus honorer dan sisanya sebagai PNS.

Lalu staf tata usaha (TU) ada 22 dan yang PNS hanya 9 orang serta sisanya berstatus honorer.

"Ada ratusan tenaga pendidik yang harus dipikirkan setiap bulannya dan khususnya bagi mereka yang tidak dapat gaji PNS," tuturnya.

Menurutnya, ini persoalan sejak enam tahun ia menjadi pimpinan di SMKN 1 Kotabumi ini.

Kalau kondisi keuangan morat-marit, dirinya bisa mengatasinya.

Karena ia bertani, uang hasil panen singkong lumayan bisa dipakai untuk menutup, setelah itu dirembes.

"Jika sudah cair anggaran BOS dari pemerintah maka otomatis akan dikembalikan pinjaman tersebut," katanya.

Soal pencairan, menurutnya, mau dari pusat ataupun provinsi itu tidak berpengaruh signifikan kepada sekolah.

Karena Rencana Anggaran Belanja Sekolah ( RABS) itu sudah dirancang dari tahun sebelumnya.

Tiga Bulan Tidak Gajian

Sementara itu,  guru seni di SMKN 2 Kotabumi Filipus mengatakan, kalau pencairan dana yang tersendat sangatlah mengecewakan.

"Kami sebagai tenaga honorer yang memang dibayar setiap jam matapelajaran sangat sedih," katanya.

Bagi guru honorer yang sekolahnya belum dapat alokasi BOS, tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Kadang tiga bulan guru honorer tidak mendapatkan gajian, dengan nunggak itu maka kebutuhan secara pribadi juga harus mengelus dada.

Filipus mengaku, setiap jam pelajaran dirinya mendapatkan Rp 30 ribu, jika diakumulasikan per-bulannya mencapai Rp 700 ribu.

Ia berharap ke depannya penganggaran dana BOS yang langsung ke sekolah bisa tepat waktu.

"Jangan sampai mandek lagi, apalagi kalau ada kegiatan seperti uji kompetensi (ukom) ataupun lomba FL2SN, ini dianggarkannya juga dengan spontan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Lampung Utara Syaiful Nawas, mengatakan sangatlah bagus jika dana BOS ini secara langsung tersalurkan kesekolah.

Tidak lagi mampir lagi ke keuangan provinsi, dan sejauh ini memang kendalanya sering terjadi  Surat Pertanggungjawaban (SPJ) belum terselesaikan.

Kalau SPJ belum disetorkan maka otomatis juga belum bisa dicairkan anggaran BOS tersebut.

 Anggaran BOS yang akan diterima Lampung Uatara sama dengan tahun lalu,  mencapai Rp 71 Miliar.

Alokasi tersebut untuk ribuan siswa jenjang SD dan SMP yang memang menjadi kewenangannya.

 Sementara itu, Kadisdikbud Lampung Sulpakar mengatakan, yang pasti adanya perubahan ini sangatlah diresponnya baik.

Dengan harapan dan menginginkan penyalurannya bisa lebih lancar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun pencairan telat itu memang kebijakan dari pemerintah pusat.

Pihak sekolah kemungkinan juga telat menyetorkan datanya.

Jika tahun ini berubah kebijakannya maka harapannya birokrasi tidak ada lagi panjang.

Dengan harapan pencairan yang cepat ini untuk memotivasi guru untuk meningkatkan kinerjanya.

Jika sebaliknya kalau guru honorer itu  malas jangan diberikan, makanya guru honorer itu harus bertanggung jawab mencerdaskan anak bangsa.

Kadar Iman Itu Sifatnya Naik Turun, Sebab Itulah Kita Membutuhkan Teman yang Setujuan Dengan Kita

Mengapa dalam menjalani kehidupan ini kita butuh teman yang baik, teman yang seiman, dan teman yang selalu bisa membawa kita kepada jalan yang benar? karena sebaik-baiknya kita pasti tidak akan pernah luput dari kesalahan dan dosa.

Kadar iman kita itu sifatnya naik turun, sebab itulah mengapa kita membutuhkan teman yang setujuan dengan kita, yang sama-sama ingin berjalan mencari ridho-Nya, agar saat kita sedang ingin jauh dari Allah maka ada yang mengingatkan.

Istiqamah Itu Berat, Maka Kita Harus Temukan Orang-orang yang Mampu Mengingatkan Kita Pada Surga-Nya

Terlebih kita yang baru saja memilih jalan hijrah, maka kita harus temukan orang-orang yang mampu mengingatkan kita pada surga-Nya, karena sejatinya istiqamah itu berat.

Kita tidak akan sanggup berjalan seorang diri, kita butuh teman sebagai penguat kita tatkala ujian-Nya mengkoyak hati untuk membimbang.

Tidak Semua Jalan Hijrah Itu Akan Bisa Kita Lalui Dengan Mudah, Karena Semakin Kita Yakin Maka Allah Akan Semakin Menguji Kita

Karena memang tidak semua jalan hijrah itu akan bisa kita lalui dengan mudah, tidak semua jalan hijrah itu lurus seperti yang kita harapkan, sebab biasanya semakin kita yakin akan surga-Nya maka Allah akan semakin menguji kita.

Untuk apa kita diuji? yaitu agar kita benar-benar yakin dengan jalan yang telah kita pilih, agar kita terlatih kuat menjalani kehidupan di masa depan dengan tanpa melukan Allah sedikitpun.

Kehadiran Sahabat yang Baik dan Satu Visi Misi Itu Penting, Agar Saat Kita Lengah Tetap Ada yang Mengingatkan

Lalu gunanya sahabat yang baik? kehadiran sahabat yang baik dan satu visi misi dalam meraih ridho-Nya itu sangatlah penting untuk kita, agar saat kita lengah dan mulai lupa akan kewajiban kita kepada seorang hamba, tetap ada yang mengingatkan.

Pengaruh Teman Itu Juga Luar Biasa Dhsyatnya, Maka Pastikan Kamu Mencari Teman yang Shaleh dan Shalehah

Apakah kita tahu? pengaruh teman itu juga luar biasa dahsyatnya, sebab itulah mengapa dalam hadits Nabi Muhammad SAW telah menyebutkan bahwa agama seseorang itu tergantung dari bagaimana agama temannya.

Maka dari itu, pastikan kamu mencari teman yang shaleh dan sehalehah, pastikan kamu berteman dengan seseorang yang bisa membuatmu semakin cinta dan sayang kepada Allah, karena teman terbaik itu adalah teman yang selalu bisa mengajakmu pada kebaikan.

Percayalah, Tidak Sendirian Dalam Mengejar Ridho-Nya Itu Sangat Menyenangkan, Maka Temukan Teman yang Satu Tujuan Denganmu

Dan percayalah wahai diri, tidak sendirian dalam mengejar ridho-Nya itu sangatlah menyenangkan, karenanya kamu harus menemukan teman-teman yang satu tujuan denganmu.

Kamu harus benar-benar menemukan teman atau sahabat yang bisa selalu mengajakmu kepada kebaikan, yang mampu mengarahkanmu pada kebaikan, dan juga mampu menjadi alarm mu saat kamu ingin menginggalkan-Nya.

Guru Lelaki SeIamba Potong Kuku Dan Sikat Kutu Murid Anak Anak Orang Asli, Tiada Sekelumit Rasa GeIi.

Guru Lelaki SeIamba Potong Kuku Dan Sikat Kutu Murid Anak Anak Orang Asli, Tiada Sekelumit Rasa GeIi.

Guru Lelaki Selamba Potong Kuku Dan Sikat Kutu Murid Anak Anak Orang Asli, Tiada Sekelumit Rasa Geli. | ” Terus terang cakap, saya tak rasa geli atau kotor pun sebab saya sudah anggap murid ini macam anak sendiri. Saya seronok dan puas hati melihat mereka belajar dalam keadaan selesa tanpa gangguan kepala gatal dan diejek rakan sebaya,”

Demikian kata-kata seorang guru, Muhammad Aisham Azahar, 29 yang mengakui tiada sekelumit pun perasaan geli mahupun kotor membersihkan kutu di kepala anak muridnya.

Ramai tersentuh cara guru Aisham melayan anak muridnya di Sekolah Kebangsaan Pos Gedong, Bidor, Perak bagi memastikan kanak-kanak itu selesa belajar.

Guru bahasa Inggeris itu berkata, dia menganggap anak muridnya umpama ‘darah daging’ sendiri selain mahu merapatkan jurang antara dirinya dengan kanak-kanak Orang Asli itu.

” Sememangnya guru sekolah ini sentiasa menjaga kebajikan mereka termasuk rutin memotong kuku sejak bertahun lalu, tetapi saya tergerak hati apa salahnya ambil inisiatif ini apabila melihat beberapa murid mempunyai masalah rambut berkutu.

” Saya membelikan sikat untuk murid berkutu dan selalunya saya akan bantu bersihkan kutu terutama murid tahun satu yang baru masuk sekolah.

kutu

Mengenal Pasti Murid Ada Kutu Semasa Perhimpunan
Katanya, aktiviti itu kini menjadi rutin guru di sekolah terbabit apabila mereka mengenal pasti murid berkutu ketika perhimpunan.

” Selalunya, semasa perhimpunan kami akan lakukan pemeriksaan dan selepas tamat waktu belajar ada masa lapang kami akan bersihkan rambut murid berkutu.

” Murid yang berada di kelas atasan turut dibekalkan dengan sikat, Alhamdulillah, nampak banyak perubahan masalah kutu semakin berkurangan di sekolah kami.

” Malah, ada hamba Allah bermurah hati menghantar ubat kutu untuk digunakan kepada murid di sekolah kami,” katanya.

Sementara itu, guru sekolah itu Mohamad Ridzuan Mohamad Razali, 29, yang membuat perkongsian di Facebook, kelmarin berkata, ‘sentuhan’ rakannya itu amat membantu mengurangkan jurang antara murid dan guru di sekolah itu.

” Itu contoh cara hendak ‘beli’ jiwa murid supaya kanak-kanak itu sayang dan tidak rasa terasing dengan guru.

” Kebanyakan murid Orang Asli akan mempunyai perasaan terasing dengan orang luar, tambahan lagi murid tahun satu dan dua kadangkala bahasa Melayu mereka kurang baik.

” Tetapi, cara Aisham ini sangat membantu dalam meraih kepercayaan dan penerimaan murid seterusnya memudahkan mereka terima pelajaran. Bagi saya sentuhan ini sangat mahal,” katanya.

Katanya, inisiatif dilakukan Muhammad Aisham itu menjadi inspirasi buat dirinya dan rakan guru lain di sekolah itu.

” Sebenarnya, banyak lagi kebaikan dilakukan rakan saya ini termasuk membersihkan luka kaki murid sekolah ini yang bernanah akibat terkena selumbar.

” Bagi saya, apa yang pernah dilakukannya itu amat memberi inspirasi kepada guru-guru sekolah ini untuk melakukan perkara sama walaupun sekecil-kecilnya, namun impaknya besar,” katanya.
Astagfirullah, Aksi Wakepsek Pukul Siswa yang Terlambat ke Sekolah

Astagfirullah, Aksi Wakepsek Pukul Siswa yang Terlambat ke Sekolah

Video yang mempertonton aksi pemukulan oknum guru terhadap siswa salah satu SMA Negeri di Kota Bekasi viral di media sosial, video itu disebar oleh seorang mantan siswa yang sudah mengundurkan diri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Irna Tiqoh, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penelusuran dan memastikan video itu direkam salah satu siswa.

"Video itu direkam oleh salah satu siswa, tapi yang menyebarkan di media sosial bukan siswa sini, melainkan mantan siswa yang sudah mengundurkan diri," kata Irna, Rabu, (12/2/2020).

Dia menjelskan, kejadian ini sudah dibahas secara internal.

Pihak sekolah juga sudah memanggil siswa yang menjadi korban pemukulan.

"Kita panggil kita ajak ngobrol dari hati ke hati, bukan kita membenarkan apa yang sudah dilakukan, tapi kita minta mereka untuk mencoba kalau kejadian ini apa yang ingin kamu sampaikan kepada kami," jelas Irna.

Irna menambahkan, pihak sekolah juga sudah meminta maaaf secara langsung kepada para siswa yang menjadi korban pemukulan. Mereka juga dipastikan tetap lanjut masuk sekolah pascakejadian.

"Kami meminta maaaf atas nama sekolah dan guru-guru, bahkan kemarin kami meminta agar mereka kami antar pulang ke rumah supaya bisa bertemu langsung orangtua mereka," jelas dia.

Tetapi, hari ini sejumlah orangtua yang menjadi korban pemukulan sudah hadir dan meminta penjelasan langsung kepada pihak sekolah.

"Pihak guru-guru menyesalkan semua yang telah terjadi, dan mereka (siswa korban) sudah menerima meski kita tanya ada sakit atau tidak mereka bilang tidak ada kalau sakit fisik cuma sedikit sakit hati katanya," ujar dia.

Aksi guru pukul siswa ini menimpa dua orang siswa berinisial R dan A, mereka adalah siswa kelas 12 yang saat itu telat masuk sekolah.

Video aksi pemukulan pertama kali diunggah di akun instagram @bekasikinian pada, Selasa, (11/2/2020), namun setelah viral dan mendapat banyak tanggapan dari watganet, unggahan itu dihapus.

Tetapi, pascaviral di media sosail instagram, video itu beredar di sejumlah akun seperti yang terlihat di facebook Kartoloyo Wujanarko.

Pada rekaman video, terlihat sejumlah siswa tengah berkumpul di halaman sekolah dengan didampingi sejumlah guru yang nampak berdiri di hadapan mereka.

Satu orang siswa laki-laki terlihat sedang dipukul oleh seorang guru, dia nampak tidak berdaya ketika beberapa pukulan mendarat di badan hingga kepalanya.

Terdengar juga suara bentakan dari sang guru yang dalam video itu.

Pangkal masalah ini bermula ketika terdapat 172 siswa terlambat masuk ke sekolah pada, Selasa, (11/2/2020), siswa itu terdiri dari 100 orang perempuan dan 72 orang laki-laki.

Mereka yang terlambat masuk biasanya akan dikumpulkan terlebih dahulu di halaman sekolah untuk dihukum berupa baris berbaris atau diberikan wejangan-wejangan.

Tetapi, pagi itu oknum guru I memilih cara yang berbeda, dia justru melakukan aksi kekerasan terhadap siswa yang telat hingga seorang siswa merekam kejadian itu dan viral di media sosial. (Yusuf Bachtiar)

Selasa, 11 Februari 2020
12 Tahun Jadi Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu Rahmah Ditampar Orangtua Muridnya Hingga Memar

12 Tahun Jadi Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu Rahmah Ditampar Orangtua Muridnya Hingga Memar

seorang guru honorer di Sekolah Dasar (SD) Negeri Jambi dianiaya oleh orangtua muridnya berinisial SH alias MP. Dia ditampar, dicubit, serta jilbabnya ditarik hingga memperlihatkan aurat ibu guru malang tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/11/2019) lalu, namun baru heboh pada Sabtu (23/11/2019) setelah video tindak penganiayaan beredar luas di media sosial.

Saat kejadian, Rahmah (35) sedang berada di depan gerbang sekolah. Dan tiba-tiba, pelaku SH datang dan langsung menyerangnya tanpa ampun. Tubuh kecil Rahmah tak berdaya melawan ganasnya orangtua murid yang postur tubuhnya lebih besar.

“Saya tak tau bagian mana yang duluan dipukul, karena situasi sudah heboh, saya terus diserang ditampar dan dicubit, jilbab saya dijambak sampai koyak,” terang Rahmah.

Padahal, tudingan mengenai korban mencubit anaknya tidak benar. Hal ini dibuktikan kesaksian para murid, guru dan penelusuran pihak kepolisian.

“Setelah kami telusuri ke sekolah, bahwa baik guru atau murid-murid mengatakan tidak ada korban mencubit anak pelaku. Bahkan memukul juga tidak ada, sudah kami telusuri itu,” ungkap Kapolres Singkil AKBP Andrianto Agramuda melalui Kapolsek Sultan Daulat, AKP Dodi.

Tapi penyesalan pelaku kini sudah tiada guna, karena korban telah melaporkan kasus ini ke polisi dengan nomor surat tanda laporan LP-B/12/XI/2019/Sek Sultan Daulat 2019.

“Saya berharap kasus ini diproses secara hukum sampai tuntas. Jangan sampai ada lagi kejadian sama yang menimpa guru. Terus terang kami trauma, saya masih shock, anak saya takut,” harap korban.

Gaji Kecil

Penderitaan Rahmah nyatanya tidak berhenti sampai di situ. Faktanya, Rahmah yang sudah 14 tahun mengabdikan diri menjadi guru honorer di SDN Jambi Baru hanya mendapat bayaran kecil, Rp 300 ribu per bulan.

Namun, pada tahun 2017 lalu gajinya telah naik menjadi Rp 800.000 per bulan.

Meski sudah terbilang naik, namun upah yang diterimanya masih jauh dari cukup dengan kondisi saat ini. Tapi seperti guru honorer lainnya, Rahmah tak mengeluh, apalagi putus asa dalam membagi ilmu kepada generasi penerus bangsa.

“Yang penting tujuan utama saya mengabdi untuk daerah, karena memang latar belakang pendidikan saya guru,” ucap lulusan DII PGSD tersebut.
Gagal Penuhi Janji Kok Jokowi Malah Ajak Rakyat Bersyukur

Gagal Penuhi Janji Kok Jokowi Malah Ajak Rakyat Bersyukur

Rasa syukur atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di angka 5,02 persen tak selayaknya disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Dalam konteks bernegara, ungkapan presiden perlu dipertanyakan, apakah layak warga negara bersyukur terhadap kegagalan janji dari penguasa?” kata Director Survey and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara dilansir RMOL.id

Dalam bernegara, rasa syukur sejatinya tak boleh dijadikan sebagai pembenaran atas ketidakmampuan presiden dan kabinetnya dalam mencapai target yang sudah di tetapkan.

Alih-alih bersyukur dan meminta masyarakat tidak kufur nikmat, Presiden Jokowi justru lebih baik mengintrospeksi kinerja kabinetnya. Salah satu yang perlu dilakukan, kata Igor, adalah dengan melakukan perombakan atau reshuffle para menteri di bidang ekonomi, khususnya Sri Mulyani.

“Untuk alasan target ekonomi yang tidak tercapai, periode kedua ini kemungkinan perlunya mereshuffle salah satu menteri utamanya, yaitu Sri Mulyani. Sudah dua periode menjabat, tetapi perekonomian Indonesia tak kunjung pulih. Malah mengatakan dirinya sakit perut merealisasikan janji kampanye Jokowi 2019,” tandasnya.